Beberapa dari aplikasi ini kadang sangat mengganggu alasannya yaitu secara otomatis melaksanakan 'tag' foto dari teman-teman anda dan secara otomatis pula melayangkan comment seperti anda yang membuatnya. Bahkan ada pula yang mengirimkan banyak notifikasi baik di account Facebook sahabat maupun notifikasi email. Hal ini bagi sebagian orang terasa sangat mengganggu.
Berhati-hatilah dengan aplikasi-aplikasi tersebut. Telah ditegaskan oleh pihak Facebook bahwa tidak ada aplikasi apapun yang bisa melaksanakan layanan ini alasannya yaitu database traffic pada profile viewing merupakan privacy Facebook dan tidak bisa diakses oleh pihak ketiga. Kaprikornus data laporan pageview profile dan jumlahnya bekerjsama yaitu data palsu yang diibuat berdasarkan data profile sahabat yang anda miliki. Facebook memang belum memiliki aplikasi dan fitur tersendiri menyerupai Friendster yang telah memiliki semacam generator dan counter untuk mengetahui siapa dan jumlah orang yang telah melihat suatu profile. Aplikasi ini tidak hanya akan memasuki dan mengambil data dari wilayah privacy anda, karena, pastinya juga akan mengurangi kenyamanan dalam menggunakan Facebook. Selain itu, disinyalir aplikasi ini merupakan scam. Apa itu scam? Berikut sedikit nukilan mengenai scam dalam dunia internet:
"There are many kinds of scam on Internet. This is somewhat subjective. But for the purpose of our work, we'll define it as obtaining money by means of deception including fake personalities, fake photos, fake template letters, non-existent addresses and phone numbers, forged documents.." , http://www.eecl.org/scam/definition.shtml
Ada banyak jenis scam di internet dan sifat definisinya sangat subjektif. Eecl.Org mendefinisikannya sebagai cara untuk menerima uang dengan penipuan/pembohongan/pemalsuan termasuk diantaranya data diri, foto, surat, alamat, nomor telepon, dan dokumen palsu. Dari definisi ini dapat ditarik pula kesimpulan bahwa termasuk diantaranya yaitu layanan/service aplikasi yang fraud atau palsu.
Parahnya, scam dikala ini tidak hanya dilakukan dengan menyampaikan data palsu, namun juga dengan memasuki wilayah privasi seseorang melalui suatu trick/tipuan layanan semoga orang tersebut tertarik dan bersedia menjadi konsumen. Dengan cara ini, data pelanggan, termasuk yang berkaitan dengan data keuangan (credit card number misalnya), bisa dicuri dan dimanfaatkan. Carding termasuk dalam kategori menyerupai ini.
Berikut langkah-langkah untuk menghindari resiko dari aplikasi Facebook semacam itu:
Berikut langkah-langkah untuk menghindari resiko dari aplikasi Facebook semacam itu:
- Jika anda mendapat notifikasi perihal aplikasi yang meminta anda untuk meng-klik url http://aps.facebook.com/xyz/ dan sejenisnya, yang memberi iming-iming layanan untuk mengetahui siapa saja yang melihat profil anda, pastikan jangan klik link aplikasi tersebut.
- Jangan mengklik 'like' pada page atau 'join' group yang menunjukkan layanan ini. Dapat dipastikan anda akan dibanjiri dengan banyak notifikasi ataupun message yang menunjukkan suatu link. Jika sudah terlanjur melaksanakan klik 'like' atau 'join', jangan klik link yang ditawarkan. Kebanyakan dari page atau group tersebut akan meminta anda untuk mengklik beberapa link terlebih dahulu sebagai syarat semoga anda dapat mengetahui siapa yang melihat profil anda. Link-link tersebut biasanya yaitu link referral dan bahkan aplikasi scam.
- Jika news feed di halaman home Facebook anda menunjukkan ada sahabat yang menggunakan aplikasi semacam ini, sembunyikan saja (hide) atau di hapus (remove) dan jangan klik link yang termuat disana.
- Ketahuilah bahwa Facebook Developers sedang berbagi fitur/aplikasi dengan fungsi demikian. Jadi, harap tabah alasannya yaitu aplikasi dari pihak ketiga yang tidak diverifikasi Facebook bisa jadi mengandung resiko besar yang tidak terduga. Bermain aman sajalah. ^^
Komentar
Posting Komentar